NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN

Nilai dan vektor Eigen

Matriks {\displaystyle A} menyebabkan vektor {\displaystyle x} memanjang tanpa mengubah arah vektor, maka {\displaystyle x} merupakan vektor Eigen dari {\displaystyle A}
Nilai Eigen ({\displaystyle \lambda }) adalah nilai karakteristik dari suatu matriks berukuran n x n, sementara vektor Eigen ({\displaystyle x}) adalah vektor kolom bukan nol yang bila dikalikan dengan suatu matriks berukuran n x n akan menghasilkan vektor lain yang memiliki nilai kelipatan dari vektor Eigen itu sendiri.[1][2] Definisi tersebut berlaku untuk matriks dengan elemen bilangan real dan akan mengalami pergeseran ketika elemen berupa bilangan kompleks.[1][3] Untuk setiap nilai Eigen ada pasangan vektor Eigen yang berbeda, namun tidak semua persamaan matriks memiliki nilai Eigen dan vektor Eigen.[1] Nilai Eigen dan vektor Eigen berguna dalam proses kalkulasi matriks, di mana keduanya dapat diterapkan dalam bidang Matematika murni dan Matematika terapan seperti transformasi linear.[4]
Kumpulan pasangan nilai dan vektor Eigen dari suatu matriks berukuran n x n disebut sistem Eigen dari matriks tersebut.[5] Ruang Eigen dari {\displaystyle \lambda } merupakan kumpulan vektor Eigen yang berpasangan dengan {\displaystyle \lambda } yang digabungkan dengan vektor nol.[6] Istilah Eigen seringkali diganti dengan istilah karakteristik, di mana kata ‘’’Eigen’’’ yang berasal dari bahasa Jerman memiliki arti ‘’asli’’ dalam konteks menjadi ciri khas atau karakteristik dari suatu sifat.[7]

Persamaan dan Polinomial Karakteristik

Persamaan karakteristik dari matriks A adalah persamaan dengan variabel λ yang digunakan untuk perhitungan nilai dan vektor Eigen.[1][8] Polinomial karakteristik ({\displaystyle f(\lambda )}) adalah fungsi dengan variabel {\displaystyle \lambda } yang membentuk persamaan karakteristik.[1][8] Persamaan karakteristik bisa diperoleh lewat cara berikut.[1]
{\displaystyle Ax=\lambda x}
{\displaystyle Ax-\lambda x=0}
Diketahui sifat identitas matriks di mana {\displaystyle vI=v}, maka
{\displaystyle (A-\lambda )x=0}
{\displaystyle (A-\lambda I)x=0}
Sehingga diperoleh persamaan karakteristik
{\displaystyle det(A-\lambda I)=0}
Ket: {\displaystyle A} = matriks n x n, {\displaystyle \lambda } = nilai Eigen (bernilai skalar), {\displaystyle I} = matriks identitas, dan {\displaystyle x} = vektor Eigen (vektor kolom n x 1)

Syarat-syarat

Nilai dan vektor Eigen sendiri memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:[3]
  • {\displaystyle (A-\lambda I)} tidak memiliki invers atau {\displaystyle det(A-\lambda I)=0}
  • {\displaystyle x\neq 0}

Bukti

{\displaystyle x=Ix}
Asumsikan bahwa A memiliki invers, maka berlaku {\displaystyle v}−1{\displaystyle v=I}.[9]
{\displaystyle x=((A-\lambda I)}-1 {\displaystyle (A-\lambda I))x}
{\displaystyle x=(A-\lambda I)}-1 {\displaystyle ((A-\lambda I)x)}
{\displaystyle x=(A-\lambda I)}-1 {\displaystyle 0}
{\displaystyle x=0}
Dari perhitungan di atas, diperoleh {\displaystyle x=0} yang bertentangan dengan salah satu syarat.[1][3] Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua syarat saling mempengaruhi dan tidak boleh dilanggar.[1][3]

Perhitungan Nilai dan Vektor Eigen

Perhitungan nilai dan vektor Eigen tetap mengguankan perhitungan matriks dasar, yaitu penjumlahan matriks dan perkalian matriks.[1][2] Perhitungan dimulai dengan mencari nilai Eigen, kemudian dengan nilai Eigen diperoleh (dapat berjumlah lebih dari 1 nilai) akan dihitung vektor Eigen untuk masing - masing nilai yang memenuhi persamaan.[1][2][3]

Contoh

Misalkan diketahui suatu matriks A berukuran 3 x 3 dengan nilai seperti di bawah ini.[2]
{\displaystyle A={\begin{pmatrix}0&1&0\\0&0&1\\4&-17&8\\\end{pmatrix}}}
Untuk mencari nilai Eigen akan digunakan polinomial karakteristik dan persamaan karakteristik dari matriks A.[1][2] Pertama - tama akan dihitung polinomial karakteristik dari matriks A:
{\displaystyle f(\lambda )=det(A-\lambda I)}
{\displaystyle f(\lambda )=det\left({\begin{pmatrix}0&1&0\\0&0&1\\4&-17&8\\\end{pmatrix}}-\lambda \cdot {\begin{pmatrix}1&0&0\\0&1&0\\0&0&1\\\end{pmatrix}}\right)=det{\begin{pmatrix}-\lambda &1&0\\0&-\lambda &1\\4&-17&8-\lambda \\\end{pmatrix}}}
{\displaystyle f(\lambda )=-\lambda \cdot {\begin{bmatrix}-\lambda &1\\-17&8-\lambda \\\end{bmatrix}}-1\cdot {\begin{bmatrix}0&1\\4&8-\lambda \\\end{bmatrix}}+0\cdot {\begin{bmatrix}0&-\lambda \\4&-17\\\end{bmatrix}}}
{\displaystyle f(\lambda )=-\lambda (-\lambda (8-\lambda )-1(-17))-(0(8-\lambda )-4(1))=-\lambda (-8\lambda +\lambda ^{2}+17)-(-4)=8\lambda ^{2}-\lambda ^{3}-17\lambda +4}
Kemudian nilai Eigen dapat dihitung lewat persamaan karakteristik:
{\displaystyle f(\lambda )=0}
{\displaystyle -\lambda ^{3}+8\lambda ^{2}-17\lambda +4=0}
{\displaystyle \lambda ^{3}-8\lambda ^{2}+17\lambda -4=0}
(Persamaan karakteristik dapat difaktorkan menggunakan teorema sisa atau teknik pemfaktoran polinomial lainnya)
{\displaystyle (\lambda -4)(\lambda ^{2}-4\lambda +1)=0}
{\displaystyle \lambda _{1}=4,\lambda _{2}=2+{\sqrt {3}},\lambda _{3}=2-{\sqrt {3}}}
Dengan melakukan substitusi nilai Eigen ke dalam persamaan {\displaystyle (A-\lambda I)x=0}, maka akan diperoleh suatu persamaan baru. [2]
{\displaystyle (A-\lambda _{1}I)x=0}
{\displaystyle \left({\begin{pmatrix}0&1&0\\0&0&1\\4&-17&8\\\end{pmatrix}}-4{\begin{pmatrix}1&0&0\\0&1&0\\0&0&1\\\end{pmatrix}}\right){\begin{pmatrix}x_{1}\\x_{2}\\x_{3}\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}0\\0\\0\\\end{pmatrix}}}
{\displaystyle {\begin{pmatrix}-4&1&0\\0&-4&1\\4&-17&4\\\end{pmatrix}}{\begin{pmatrix}x_{1}\\x_{2}\\x_{3}\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}0\\0\\0\\\end{pmatrix}}}
Vektor Eigen untuk masing - masing nilai Eigen kemudian dapat ditentukan dengan melakukan operasi baris elementer atau teknik eliminasi sistem persamaan linear lainnya.[2] Sehingga akan diperoleh vektor Eigen untuk {\displaystyle \lambda =4} adalah
{\displaystyle {\vec {v}}_{1}={\begin{pmatrix}0,0625\\0,25\\1\\\end{pmatrix}}}

Komentar